Postingan

MENGKHAYAL, BERMIMPI, MERENUNG DAN BERTINDAK !

SUATU PERMENUNGAN DIRI: SEKADAR BIOGRAFI SINGKAT SEBAGAI UPAYA UNTUK BERTEOLOGI Masa Kecil hingga Akhir SMA             Jakarta, 05 Februari 1988, jam lima pagi ibu saya berjuang untuk melahirkan saya. Perjuangan ibu saya dalam melahirkan saya cukup besar karena ketika saya dilahirkan, ibu saya berjuang melahirkan saya sendiri tanpa bantuan siapa-siapa. Cukup menarik memang, mendengar kisah kelahiran saya ini, tapi cukup bermakna juga. Ketika ibu saya merasa bahwa sudah waktunya saya lahir, ayah saya pun segera membawa ke bidan, karena rumah sakit jauh dari tempat tinggal kami. Tepat jam tiga pagi mereka sudah sampai di rumah bidan tersebut. Kemudian ibu bidan mengatakan bahwa ibu saya belum saatnya melahirkan. Ibu saya disuruh istirahat dengan tidur atau jalan-jalan di sekitar rumah bidan tersebut. Mendengar hal tersebut, ibu saya pun menyuruh ayah saya untuk pulang ke rumah, untuk menjaga kakak dan abang saya yang me...

Belajar Mencintai...

 Ketika kita berada di tempat pada saat yang tepat, Itulah kesempatan. Ketika kita bertemu dengan seseorang yang membuatmu tertarik, Itu bukan pilihan, itu kesempatan. Bertemu dalam suatu peristiwa bukanlah pilihan, Itupun adalah kesempatan. Bila kita memutuskan untuk mencintai orang tersebut, Bahkan dengan segala kekurangannya, Itu bukan kesempatan, itu adalah pilihan. Ketika kita memilih bersama dengan seseorang walaupun apapun yang terjadi,..Itu adalah pilihan. Bahkan ketika kita menyadari bahwa masih banyak orang lain yang lebih menarik, lebih pandai, lebih kaya daripada pasanganmu dan tetap memilih untuk mencintainya,.Itulah pilihan. Perasaan cinta, simpatik, tertarik, Datang bagai kesempatan pada kita.Tetapi cinta sejati yang abadi adalah pilihan. Pilihan yang kita lakukan. Berbicara tentang pasangan jiwa, Ada suatu kutipan dari film yang mungkin sangat tepat : "Nasib membawa kita bersama, tetapi tetap bergantung pada kita bagaimana membuat semuanya berhasil" Pasangan j...

Hanyalah Hari Ini...

Seorang bijak pernah berkata, bahwa ada dua hari dalam hidup ini yang sama sekali tak perlu anda khawatirkan. Yang pertama; hari kemarin.. Anda tak bisa mengubah apa pun yang telah terjadi. Anda tak bisa menarik perkataan yang telah terucapkan. Anda tak mungkin lagi menghapus kesalahan; dan mengulangi kegembiraan yang anda rasakan kemarin. Biarkan hari kemarin lewat; lepaskan saja. Yang kedua: hari esok. Hingga mentari esok hari terbit, anda tak tahu apa yang akan terjadi. Anda tak bisa melakukan apa-apa esok hari. Anda tak mungkin sedih atau ceria di esok hari. Esok hari belum tiba; biarkan saja. Yang tersisa kini hanyalah hari ini.. Pintu masa lalu telah tertutup; pintu masa depan pun belum tiba. Pusatkan saja diri anda untuk hari ini. Anda dapat mengerjakan lebih banyak hal hari ini bila anda mampu memaafkan hari kemarin dan melepaskan ketakutan akan esok hari. Hiduplah hari ini. Karena, masa lalu dan masa depan hanyalah permainan pikiran y...

Jangan Pernah Menyerah...

  Jangan Pernah Menyerah... Di saat kau kecewa... Pada kenyataan di hidupmu... Yang kerap kali hanya membuatmu merasa kegagalan dan tak berdaya... Di waktu kau terjatuh... Pada saat melewati harimu... Jadikan semua pelajaran berharga untuk melewati hari-hari depanmu... Jangan pernah menyerah pada kegagalan.. Kegagalan adalah kemenangan yang tertunda... Coba atur lagi langkahmu yang pasti... Pasti membawamu untuk lebih tinggi... Di saat kau terlena... Dan terluka akan cinta.... Cobalah untuk ambil hikmah yang t'lah terjadi.... Untuk membawamu lebih tinggi.... Jadikan semua pelajaran berharga untuk melewati hari-hari depanmu...

Berkacalah....

Berkacalah Pada Diri Sendiri... Ketika dua cermin saling berhadapan, muncul pantulan yang tak terhingga. Begitulah bila anda mau bercermin pada diri sendiri. Akan anda temukan bayangan yang tak terhingga. Bayangan itu adalah kemampuan yang luar biasa; ketakterbatasan yang memberi kekuatan untuk menembus batas rintangan diri. Berkacalah pada diri sendiri, dan temukan kekuatan itu. Singkirkan cermin diri orang lain. Di sana hanya terlihat kekurangan dan kelemahan anda yang akan memupuk ketidakpuasan saja. Dan ini akan menjerumuskan anda ke dalam jurang kekecewaan. Anda bukan orang lain. Anda adalah anda yang memiliki jalan keberhasilan sendiri. Mulailah hari ini dengan menatap wajah anda. Carilah bayangan yang tak terhingga itu. Di sana ada kekuatan yang akan membawa anda ke puncak keberhasilan. 

.....4 Lilin Yang Menyala....

 Ada 4 lilin yang menyala, sedikit demi sedikit lilin tersebut habis meleleh dan suasana terasa begitu sunyi sehingga terdengarlah percakapan mereka. Yang pertama berkata, "Aku adalah DAMAI. Namun manusia tak mampu menjagaku maka lebih baik aku mematikan diriku saja!" Demikianlah sedikit demi sedikit sang lilin padam. Yang kedua berkata, "Aku adalah IMAN. Sayang aku tidak berguna lagi. Manusia tak mau mengenalku, untuk itulah tak ada gunanya aku tetap menyala." Begitu selesai bicara, tiupan angin memadamkannya. Dengan sedih lilin ketiga bicara, "Aku adalah CINTA. Tak mampu lagi aku untuk tetap menyala. Manusia tidak lagi memandang dan menganggapku berguna. Mereka saling membenci, bahkan membenci mereka yang mencintainya, membenci keluarganya. " Tanpa menunggu waktu lama, maka matilah lilin ketiga. Tanpa terduga..., seorang anak saat itu masuk ke dalam kamar, dan melihat ketiga lilin telah padam. Karena takut akan kegelapan itu, ia berkata, "Ekh, apa y...

RISIKO

Mencintai berisiko tidak dicintai. Hidup berisiko kematian. Berharap berisiko berputus asa. Mencoba berisiko kegagalan. Namun risiko harus di ambil, karena risiko terbesar dalam hidup adalah tidak mengambil risiko. Org yang tidak mengambil risiko tidak melakukan apa2, tidak memiliki apa2, dan bukan siapa-siapa. Ia menghindari penderitaan dan kesusahan ,tapi ia tidak blajar,tumbuh dan hidup. Hanya org yang mengambil risiko yang akan meraih kebebasan.