Postingan

Diakonia:

  B ukan untuk menciptakan ketergantungan , melainkan untuk memberdayakan dan membebaskan !             Diakonia : bukan untuk menciptakan ketergantungan, melainkan untuk memberdayakan dan membebaskan! Slogan ini bukan hanya sebagai isapan jempol belaka namun menjadi tantangan bagi gereja apakah diakonia yang selama ini dilakukan sudah dapat memberdayakan warga jemaat di dalam kehidupannya. Ataukah hanya menciptakan ketergantungan yang pada akhirnya membuat jemaat menjadi jemaat yang memiliki mental ‘pengemis’.             Diakonia seperti kita tahu, tidak lepas dari tugas panggilan gereja lainnya yang terdapat pada Koinonia (Persekutuan) dan Marturia (Kesaksian). Ketiga t ugas ini diwariskan Yesus sendiri sebagai sebuah bentuk pelayanan. Pelayanan d iakonia bukanlah suatu pilihan bagi gereja, namun merupakan tugas hakiki yang tidak bisa tidak dilakukannya di dunia ini. P...
Hidup Adalah. ... Hidup adalah masalah pilihan. Memilih untuk bahagia atau untuk sengsara. Memilih untuk dipulihkan atau untuk menyimpan kepahitan. Memilih untuk mengampuni atau untuk mendendam. Hidup adalah masalah pilihan. Kebahagiaan semu bisa   di dapatkan, yang sejati tak jauh darijangkauan. Cinta kasih juga bisa anda miliki, namun dendam dan amarah juga bisa di alami. Persahabatan nan indah bukan impian, pengkhianatan dan kepahitan mungkin di dapati. Hidup adalah masalah pilihan. Mengenai bagaimana menjalani hidup. Mengenai bagaimana menghabiskan seluruh waktu. Mengenai bagaimana   mencapai impian. Dan mengenai bagaimana   memandang kehidupan. Ada orang yang menganggap kehidupan sebagai angin yang berhembus. Banyak yang datang dan yang pergi. Tak dapat ditebak, dan tak dapat diselami. Ada pula yang menganggap kehidupan sebagai medan peperangan. Dimana ia harus berjuang tanpa henti. Tanpa kedamaian di hati. Sementara yang lain menganggap kehidupan sebagai...

"Jangan Melihat Ke Belakang"

Niccolo Paganini, seorang pemain biola yang terkenal di abad 19, memainkan konser untuk para pemujanya yang memenuhi ruangan. Dia bermain biola dengan diiringi orkestra penuh. Tiba-tiba salah satu senar biolanya putus. Keringat dingin mulai membasahi dahinya tapi dia meneruskan memainkan lagunya. Kejadian yang sangat mengejutkan senar biolanya yang lain pun putus satu persatu hanya meninggalkan satu senar, tetapi dia tetap main. Ketika para penonton melihat dia hanya memiliki satu senar dan tetap bermain, mereka berdiri dan berteriak, "Hebat, hebat." Setelah tepuk tangan riuh memujanya, Paganini menyuruh mereka untuk duduk. Mereka menyadari tidak mungkin dia dapat bermain dengan satu senar. Paganini memberi hormat pada para penonton dan memberi isyarat pada dirigen orkestra untuk meneruskan bagian akhir dari lagunya itu. Dengan mata berbinar dia berteriak, "Peganini dengan satu senar" Dia menaruh biolanya di dagunya dan memulai memainkan bagian akhir dari lagunya...

ABRAHAM MASLOW

     Abraham Maslow (1908 - 1970) adalah teoretikus yang banyak memberi inspirasi dalam teori kepribadian. Ia juga seorang psikolog yang berasal dari Amerika dan menjadi seorang pelopor aliran psikologi humanistik.  Ia terkenal dengan teorinya tentang hirarki kebutuhan manusia. Riwayat Hidup      Abraham Harold Maslow dilahirkan di Brooklyn, New York, pada tanggal 01 April 1908. Maslow dibesarkan dalam keluarga Yahudi Rusia dengan orangtua yang tidak mengenyam pendidikan tinggi. Pada masa kecilnya, ia dikenal sebagai anak yang kurang berkembang dibanding anak lain sebayanya. Ia mengatakan bahwa dirinya adalah seorang anak Yahudi yang tumbuh dalam lingkungan yang mayoritas dihuni oleh non Yahudi.      Ia merasa terisolasi dan tidak bahagia pada masa itu. Ia bertumbuh di perpustakaan di antara buku-buku. Ia awalnya berkuliah hukum, namun pada akhirnya, ia memilih untuk mempelajari psikologi dan lulus dari Universitas Wisco...

--- TENTANG NURANI ---

Nurani itu… Sesuatu yang nggak bakal bisa kita tutup-tutupin Walau kecil, dia akan tetap berbisik Cuma kadang-kadang, kita-nya aja yang nggak denger Atau pura-pura budek. Nurani itu… Nggak akan bisa ditipu Nggak peduli kita pake cara apa, gimana, kapan, dan sama siapa. Karena dia murni Dan dia nggak palsu. Nurani akan selalu berusaha ngomong sama kita Negur kalo kita salah Ngingetin kita Ngasih peringatan ke kita Dan bikin kita nyaman saat kita ngelakuin sesuatu yang bener. Tapi inget, Nurani nggak bisa dibo’ongin Karena dia adalah bagian terdalam dan tersejati dari kita Nurani kita, ya diri kita sendiri. Nurani nggak akan bisa dikibulin Dengan perbuatan baik dan kata-kata manis Karena dia selalu menyuarakan isi hati kita yang terdalam. Motivasi kita, keinginan kita, alasan-alasan kita. Kalo kita bersikap manis dengan sikap hati yang salah, Itu namanya ngejilat. Kalo kita berbuat baik dengan motivasi yang nggak bener, Itu namanya nyogok. Kalo...

MENGAPA BERTERIAK ?

MENGAPA BERTERIAK? Suatu hari sang guru bertanya kepada murid-muridnya; "Mengapa ketika seseorang sedang dalam keadaan marah, ia akan berbicara dengan suara kuat atau berteriak?" Seorang murid setelah berpikir cukup lama mengangkat tangan dan menjawab; "Karena saat seperti itu ia telah kehilangan kesabaran, karena itu ia lalu berteriak." "Tapi..." sang guru balik bertanya, "lawan bicaranya justru berada disampingnya. Mengapa harus berteriak? Apakah ia tak dapat berbicara secara halus?" Hampir semua murid memberikan sejumlah alasan yang dikira benar menurut pertimbangan mereka. Namun tak satupun jawaban yang memuaskan. Sang guru lalu berkata; "Ketika dua orang sedang berada dalam situasi kemarahan, jarak antara ke dua hati mereka menjadi amat jauh walau secara fisik mereka begitu dekat. Karena itu, untuk mencapai jarak yang demikian, mereka harusberteriak. Namun anehnya, semakin keras mereka berteri...
Pembenaran oleh Iman Menurut Paulus 1. Dosa Sebelum berbicara tentang pembenaran, perlu dimengerti apa pentingnya pembenaran itu. Kenapa manusia membutuhkan pembenaran? Dalam teologi Paulus, pada dasarnya seluruh manusia adalah berdosa. Dosa dalam pengertian Paulus adalah rusaknya relasi antara manusia denganTuhan dan perlawanan terhadap kehendak Allah (Whiteley 1970: 47). Dosa itu dimulai (atau mungkin lebih tepat ‘digambarkan’) dalam kisah Adam dan Hawa yang melakukan perlawanan terhadap kehendak Allah dan berakibat pada rusaknya relasi mereka dengan Allah (Kejadian 3). Dosa Adam dan Hawa ini yang kemudian 0tmembuat mereka harus menerima maut (dapat diartikan kehilangan relasi dengan Allah). Bermula dari Dosa Adam itulah, maka seluruh dunia pun turut berdosa dan harus menerima akibatnya yaitu maut (Roma 5: 12). Harus diakui bahwa Paulus tidak menjelaskan secara langsung hubungan antara dosa yang dilakukan oleh Adam dengan dosa yang universal (R...